Branded Hotel Room Network

  • Born In Indonesia
  • Leading In Thailand, Philippines & Malaysia
  • Growing Across Asia

NIDA Rooms Tingkatkan Akupansi Hotel Non-Bintang

Back to Press Releases
Indonesia, 17 December 2015
JAKARTA – Pemerintah Indonesia telah mencanangkan industri pariwisata sebagai salah satu driver utama dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Sejalan dengan itu, Kementerian Pariwisata melalui, program Pesona Indonesia menargetkan untuk mendatangkan 10 juta wisatawan tahun ini.
 
Untuk dapat mencapai target yang telah ditetapkan tersebut, dibutuhkan tiga aspek utama yang memerlukan perhatian khusus, yaitu destinasi, atraksi, dan akomodasi. Berkaitan dengan hal tersebut, NIDA Rooms berkomitmen untuk mendukung pengembangan pariwisata nasional dengan menyediakan akomodasi yang nyaman dan berkualitas secara konsisten di berbagai kota di Indonesia, termasuk di kawasan timur Indonesia. 
 
‘’Kita akan bekerjasama dengan pihak hotel khususnya kelas menengah ke bawah untuk memenuhi akupansi hotel,’’ kata Country Head PT Global Rooms Indonesia Anna E Dartania di Jakarta, kemarin.
 
Hadirnya NIDA Rooms, kata Anna, senantiasa mengutamakan aspek-aspek best price, best location dan best quality, dan dalam layanannya tentu akan memberikan banyak kemudahan dan pilihan menarik bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara di saat melakukan perjalanannya, sehingga hal ini secara langsung maupun tidak langsung akan meningkatkan kegiatan kepariwisataan di Tanah Air.
 
Anna secara khusus menyinggung upaya Nida Rooms untuk ekspansi ke Bali. Langkah awal yang dilakukan dengan merekrut 50 staff untuk mengcover dan membantu hotel bintang satu hingga bintang tiga di Bali yang selama ini akupansinya masih relative rendah. 
 
‘’Kita tahu, perkembangan pariwisata Bali diikuti menjamurnya hotel, dan tidak semua hotel tersebut terisi penuh,’’ jelasnya.
 
Yang pasti, jelas Anna, pihaknya akan bekerjasama dengan hotel yang care terhadap konsumen, konsistensi service sangat dibutuhkan. ‘’Paling tidak kamar bersih. Memajukan pariwisata dengan cara mengedukasi agar konsumen bisa tidur nyenyak,’’ katanya.
 
Sejauh ini, kata dia, NIDA Room sudah melakukan kerjasama dengan 700 hotel bintang dan non-bintang. ‘’Fokus kita pada hotel yang tak terjual kamarnya, dimana occupansinya kita bantu hingga 30 persen. Kita juga membantu edit value, misalnya dekat dengan lokasi, bersih, ada ac, shower, dan wifi,’’ paparnya. 
 
NIDA Rooms diperkenalkan di Indonesia sebagai Virtual Hotel Operator oleh Global Rooms Limited. Global Rooms Limited sendiri akan menginvestasikan modal sebesar Rp 100 miliar untuk operasional dalam jangka waktu 18 bulan kedepan. Selain Indonesia, NIDA Rooms juga telah hadir di lebih dari 100 lokasi di Malaysia dan akan melakukan ekspansi bisnis ke Thailand, Filipina, dan Singapura, serta sejumlah negara di Asia Pasifik  lainnya. mza